Sabtu, 19 November 2016, di Grumbul Kaliontong, Desa Kalisalak diadakan latihan "Konto". "Konto" merupakan salah satu jenis seni bela diri yang berasal dari Banyumas. Dahulu seni bela diri ini sudah sangat familiar dan hampir semua grumbul dan desa di Kabupaten Banyumas memiliki seni bela diri ini dengan berbagai aliran dan jurus. Ada lebih dari 10 jurus dalam seni bela diri ini. Seni bela diri ini mempunyai fungsi sebagai pertahanan diri apabila ada bahaya kejahatan yang mengancam keselamatan kita. Selain itu, seni bela diri juga mampu menjaga kesehatan jasmani karena dengan berlatih bela diri seluruh badan bergerak dan dilatih ketahanan tubuhnya. namun, seiring jaman seni bela diri ini mulai pudar. Padahal ini merupakan salah satu kebudayaan bangsa yang sangat perlu untuk dilestarikan. Pemerintah Desa Kalisalak berkeinginan untuk menghidupkan kembali seni bela diri ini agar tidak hilang ditelan zaman. Namun seni bela diri ini harus digunakan secara tepat dan tidak boleh disalah gunakan.
Showing posts with label Kesenian. Show all posts
Showing posts with label Kesenian. Show all posts
22 November 2016
"Konto" Pencak Jawa
Sabtu, 19 November 2016, di Grumbul Kaliontong, Desa Kalisalak diadakan latihan "Konto". "Konto" merupakan salah satu jenis seni bela diri yang berasal dari Banyumas. Dahulu seni bela diri ini sudah sangat familiar dan hampir semua grumbul dan desa di Kabupaten Banyumas memiliki seni bela diri ini dengan berbagai aliran dan jurus. Ada lebih dari 10 jurus dalam seni bela diri ini. Seni bela diri ini mempunyai fungsi sebagai pertahanan diri apabila ada bahaya kejahatan yang mengancam keselamatan kita. Selain itu, seni bela diri juga mampu menjaga kesehatan jasmani karena dengan berlatih bela diri seluruh badan bergerak dan dilatih ketahanan tubuhnya. namun, seiring jaman seni bela diri ini mulai pudar. Padahal ini merupakan salah satu kebudayaan bangsa yang sangat perlu untuk dilestarikan. Pemerintah Desa Kalisalak berkeinginan untuk menghidupkan kembali seni bela diri ini agar tidak hilang ditelan zaman. Namun seni bela diri ini harus digunakan secara tepat dan tidak boleh disalah gunakan.
17 October 2016
Suran ( Sedekah Bumi ) Kalisalak
Senin, 17 Oktober 2016, Desa Kalisalak
mengadakan kegiatan adat tahunan yaitu sedekah bumi (suran). Desa Kalisalak merupaka salah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas yang setiap
tahunnya rutin mengadakan kegiatan suran. Sedekah bumi (suran) ini dilaksanakan
di Pasar Wage Kalisalak, kegiatan ini merupakan bentuk/simbol wujud dari rasa
syukur atas segala berkat dan rahmat Allah S.W.T yang telah dihamparkan di bumi
ini. Setiap warga masyarakat turut serta dalam kegiatan ini sehingga suasana di
sekitar lokasi kegiatan sangat ramai. Setiap keluarga membawa segala makanan
dan buah-buahan yang berasal dari kebun, sawah dan ladang mereka untuk dimakan
bersama-sama. Acara ini dihadiri oleh Bapak Bupati Banyumas, Kepala Desa Kalisalak, Ketua BPD dan anggota BPD, Perangkat Desa,
Polsek Kebasen, dan tamu undangan lainnya. Selain itu seluruh warga Desa Kalisalak, Sekolah-sekolah dan instansi lainnya ikut meramaikan acara ini. Acara ini menyuguhkan kesenian tradisional yaitu wayang kulit. Pagelaran wayang kulit dimulai dari siang sampai pagi hari (semalam suntuk), baik di waktu siang maupun malam, suasana di Pasar Wage Desa Kalisalak sangat ramai. Semoga kegiatan ini akan dapat berlangsung seterusnya, karena ini merupakan suatu budaya dan adat yang perlu untuk dilestarikan.
4 September 2016
Pulang Kampung #2
Malam minggu kemarin, acara Pulang Kampung #2 telah sukses diadakan, acara ini merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap minggu pertama di awal bulan. Tujuan dari acara ini adalah sebagai ajang penggalian potensi, baik itu seni rupa, seni musik, tari, produk kreatif, aksesoris dan sebagainya. Acara pada malam ini diramaikan dengan beberapa Stage yang memamerkan produk seni dan aksesoris, juga dimeriahkan dengan live accoustic dan juga beberapa bintang tamu dari Purwokerto. Diantaranya ada Dimas Wicak (Jazz Kidding), Mas Gendhit (Gendhit Blues), Ragild (Jhony Freedom), Darmastuti, From Zero to Hero. Bagi kalian yang mau ikut meramaikan acara ini silahkan, acara ini terbuka untuk siapa saja. Silahkan menghubungi Mas Erie atau Mas Budi (Jegos Studio) yang beralamat di sebelah timur Balaidesa Kalisalak, Utara Pertigaan. Ayo tunjukan kreatifitas dan karyamu!! Mari Pulang Kampung...
22 August 2016
Malam Resepsi HUT RI ke-71
Kemarin malam, resepsi penutupan acara tahunan dalam rangka menyambut HUT RI ke-71 telah dilaksanakan di lapangan Surengalogo desa Kalisalak. Malam resepsi ini dimeriahkan dengan tontonan kebudayaan berupa pagelaran wayang kulit disertai dengan pagelaran tari tradisional. Malam resepsi ini dimulai pukul 20.30 sampai selesai dengan berbagai acara. Pembagian hadiah pemenang lomba desa dilakukan di malam resepsi ini. Lapangan Surengalogo penuh dengan banyaknya penonton yang datang baik dari desa Kalisalak maupun dari desa lainnya di malam tersebut. Selain itu, lapak pedagang juga penuh dengan para pedagang yang menjual aneka dagangannya, baik makanan, minuman, hiasan, mainan, baju dan tak ketinggalan arena bermain anak juga ikut memeriahkan acara ini. Tamu undangan yang hadir juga berasal dari berbagai instansi. Masyarakat desa Kalisalak sangat antusias menyambut event tahunan ini dan semoga dengan adanya event ini desa Kalisalak akan semakin dikenal oleh berbagai pihak dan akan semakin maju. Maju terus Desaku.. Maju terus Kalisalak!!
22 March 2016
Peresmian Rumah Adat Mandala Kaloka
Selasa, 22 Maret 2016, desa Kalisalak mengadakan acara peresmian rumah adat Mandala Kaloka. Acara ini manandakan bahwa proses pembangunan rumah adat tersebut telah selesai. Peresmian ini dihadiri oleh Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Bupati Banyumas, Camat Kebasen, Kapolsek Kebasen, Koramil, Kepala Desa, dan tamu-tamu undangan lainnya. Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, yang dibuka dengan acara pemotongan pita oleh Bupati Banyumas (Ir. H. Achmad Husein)
Setelah pemotongan pita dilakukan, seluruh tamu undangan menempatkan diri di rumah adat, acara sambutan diisi oleh Bpk. Ilham Triyono, S.Pd selaku ketua Pokmas Mandala Kaloka. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Bupati Banyumas (Ir. H. Achmad Husein) yang membahas tentang pentingnya sarana rumah adat sebagai wadah untuk melestarikan kebudayaan dan adat istiadat di desa Kalisalak. Beliau menyatakan bahwa pembangunan rumah adat desa Kalisalak sangat memuaskan karena dilihat dari dana bantuan yang ada dibandingkan dengan hasilnya, penggunaan dananya sangat efektif. Diharapkan dengan adanya sarana ini kegiatan adat dan kebudayaan di desa Kalisalak akan semakin berkembang.
Sambutan selanjutnya oleh Dra. Sri Hartini, M.Si selaku Ditjen Kebudayaan Kemedikbud, beliau menyatakan bahwa adat istiadat di desa Kalisalak sangat penting untuk dijaga dan dilestarikan, karena saat ini adat istiadat yang merupakan ciri khas di masing-masing daerah mulai pudar terutama di daerah perkotaan, padahal dibalik adat istiadat tersebut pastilah terkandung nilai-nilai penting yang perlu dikaji dan dijaga kelestariannya. Beliau juga berharap kedepannya rumah adat ini dapat dipergunakan secara maksimal dengan meningkatkan kegiatan adat dan budaya setiap minggunya.
Dalam acara peresmian ini diramaikan dengan berbagai macam hiburan yang masih berkaitan erat dengan adat dan budaya daerah, antara lain lenggeran dan wayang kulit. Seluruh warga masyarakat desa Kalisalak antusias dengan adanya acara hiburan ini, terbukti di lapangan surengalogo desa kalisalak dipenuhi dengan para pengunjung dan penonton yang terus berdatangan sampai malam hari. Semoga dengan diresmikannya rumah adat Mandala Kaloka ini kegiatan adat dan budaya di desa Kalisalak akan semakin terjaga dan lestari sebagai warisan turun-temurun untuk generasi selanjutnya.
Salam....
20 March 2016
Gebyar PAUD se-Kecamatan Kebasen
Sabtu,
19 Maret 2016 telah diadakan Gebyar PAUD se-Kecamatan Kebasen dengan
tema "Penguatan Pelibatan Publik Untuk Gerakan PAUD Berkualitas".
Kegiatan ini bertempat di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten
Banyumas. Peserta kegiatan ini adalah seluruh PAUD se-Kecamatan Kebasen.
Berbagai lomba diadakan dalam acara ini, mulai dari lomba mewarnai,
lomba melukis, lomba menyanyi dan pentas seni, lomba memasukkan kelereng
dalam botol, lomba melukis tampah, lomba menempel geometri dan berbagai
lomba lainnya. Para peserta yang merupakan anak-anak PAUD sangat
antusias dalam mengikuti lomba, bahkan para orang tua murid ikut menjadi
penonton dan mendukung anak-anak mereka dengan penuh semangat di setiap
jenis lomba yang diikuti.
Kegiatan lomba terbagi di beberapa tempat,
untuk lomba melukis dan mewarnai dilaksanakan di Gedung Balaidesa Kalisalak, lomba memasukkan kelereng dalam botol dilaksanakan di Rumah Adat, lomba melukis tampah dan lomba menempel geometri dilaksanakan di lapangan surengalogo, dan untuk lomba menyanyi dan pentas seni dilaksanakan disebelah utara
Toko Rahmat (Warung Pak Saring). Diharapakan kegiatan ini dapat diselenggarakan secara berkesinambungan, sehingga bakat dan minat anak-anak akan semakin berkembang, dan prestasi PAUD di masing-masing desa akan semakin berkualitas.
11 October 2015
Group Kentongan Desa Kalisalak
Kencana Wulung adalah nama dari salah
satu group kentongan yang berasal dari desa kalisalak kecamatan kebasen
kabupaten Banyumas.group kentongan ini terdiri dari 50 anggota yang
rata-rata masih anak sekolah.alhasil ini laahh contoh anak-anak muda
yang mencintai dan melestarikan budaya indonesia.Group Kentongan Kencana
Wulung ini berdiri tanggal 11 Oktober 2014, dan kemarin pada Hari
minggu,11 Oktober 2015 adalah hari dimana Group Kentongan ini terlahir,
dengan kata lain Group Kentongan Kencana wulung ini sudah berdiri selama
1 Tahun.
"disini ngga ada senior dan
junior,semuanya sama, dan semuanya punya hak yang sama, pelatih pun
ngga ada, kita belajar mandiri" kata Pak Tio salah satu anggota dari
Group Kentongan Kencana Wulung.
Hal
yang paling mendasar jika kita punya Group, khususnya yang bersangkutan
dengan entertainment atau hiburan adalah dengan latihan rutin.naahh
Group Kentongan Kencana Wulung ini juga sering latihan rutin lho,setiap
malam kamis dan malam minggu group ini selalu rutin latihan.
"Kunci
dari kekompakan adalah dengan melaukan latihan secara teratur dan
continue,walaupun kita perempuan,kita tetap rutin latihan setiap malam
kamis dan malam minggu.biasanya kita latihan sekitar 2 jam.dari jam 7
sampai jam 9 malam" kata salah satu penari wanita di group kentongan
ini.Penari wanita group Kentongan Kencana Wulung ini berjumlah 8 penari
yang rata-rata masih bersekolah.
Tujuan
dari berdirinya Group Kentongan ini adalah untuk melestarikan salah
satu Budaya Indonesia, agar Kebudayaan dan kesenian Indonesia tidak
luntur dan hilang dengan seiringnya perkembangan zaman.sebagai pemuda
dan pemudi indonesia sudah seharusnya kita melestarikan budaya dan
kesenian yang ada,agar dimasa yang akan datang kebudayaan dan kesenian
akan terus berlangsung dan berjalan dengan semestinya.
| Group Kentongan Kencana Wulung saat tampil di balai desa Kalisalak |








































